Di balik setiap buku
Bahan dan Alat yang Kami Pakai
Bukan daftar perangkat lunak. Di bengkel penjilidan dan konservasi, ini artinya kulit, benang, lem, kertas, alat tangan dan mesin, serta standar yang mengikat setiap pekerjaan. Setiap baris di halaman ini sudah disebutkan di halaman lain situs kami — tidak ada yang ditambahkan hanya karena terdengar cocok untuk bengkel kulit.
Bahan
Kulit
Kulit yang kami pakai berasal dari sapi dan kambing, kebanyakan disamak nabati — warnanya justru makin dalam setelah dipakai bertahun-tahun. Untuk restorasi buku kami memakai genuine leather saat sampul lama harus diganti.
Full grain dan vegtan
Full grain adalah lapisan terluar kulit, dibiarkan apa adanya; satu-satunya kelas kulit yang mengembangkan patina. Vegtan disamak nabati. Keduanya dipilih untuk notebook kulit custom kami.
Pull-up, dan pilihan lain
Pull-up diproses dengan minyak atau lilin, sehingga warnanya berubah terang di setiap lipatan dan goresan. Tersedia juga crazy horse dan chrome tanned. Yang tanpa bahan hewani sama sekali adalah kulit vegan berbasis tumbuhan; PU premium ada untuk anggaran terbatas, dan itu plastik, bukan vegan. Palet warna lengkap ada di pilihan material dan warna.
- Full grain
- Lapisan teratas kulit, tidak diampelas; satu-satunya yang berpatina seiring waktu.
- Vegtan (kulit nabati)
- Disamak dengan tanin nabati, warnanya menggelap dengan pemakaian.
- Top grain
- Permukaan diampelas rata; dipilih untuk pesanan korporat karena tampilan lebih seragam.
- Pull-up
- Diproses dengan minyak atau lilin, memudar terang di lipatan dan goresan.
- Crazy horse
- Salah satu pilihan kulit siap pakai di katalog kami.
- Chrome tanned
- Disamak krom; pilihan di luar kulit nabati.
- PU premium
- Untuk anggaran terbatas atau kebutuhan vegan.
- Suede
- Dipakai pada sebagian pesanan korporat, misalnya jurnal “The Coffee Universe”.
- Genuine leather
- Dipakai saat mengganti sampul kulit pada layanan reparasi buku.
Warna siap pakai: cognac, dark brown, black, navy blue, forest green, burgundy, tan, dan natural. Palet korporat lebih luas ada di pilihan material dan warna.
Bahan
Benang dan jahitan
Punggung buku yang hanya dilem akan retak — bukan kalau, tapi kapan. Kami menjahitnya dengan benang, lewat lipatan kertasnya, cara yang sudah dipakai penjilid buku selama ratusan tahun.
Benang lilin
Supaya jahitan tidak berjumbai dan tetap rapat setelah bertahun-tahun dibuka-tutup. Untuk jahitan tangan kami melapisi benang linen dengan lilin lebah murni.
Saddle stitch
Konstruksi punggung buku pada notebook kami: dijahit tangan lewat lipatan kertas, bukan dilem mesin. Buku bisa dibuka rata di meja dan bertahan puluhan tahun.
- Benang lilin
- Dijahit lewat lipatan kertas; tidak berjumbai dan tetap rapat bertahun-tahun.
- Benang linen
- Dipakai pada layanan reparasi, untuk menjahit ulang blok buku yang lama.
- Lilin lebah murni
- Melapisi benang linen pada jahitan tangan, supaya jahitan kuat dan rapi.
- Saddle stitch (jahitan pelana)
- Konstruksi utama notebook kami, dijahit lewat lipatan kertas.
- Long stitch (jahitan panjang)
- Punggung terbuka dengan jahitan yang terlihat, dipakai pada sebagian jurnal dan agenda kulit.
- Dijahit tangan
- Satu per satu oleh pengrajin, bukan mesin.
Bahan
Lem, kertas, kain, dan pelindung
Kertas isi untuk buku baru dan kertas penyambung untuk buku lama bukan barang yang sama, jadi kami tidak menyamaratakannya. Berikut yang kami pakai untuk masing-masing.
Kertas isi (notebook baru)
Bebas asam, supaya tulisan tidak ikut memudar bersama halamannya. Gramatur 80–120 gsm, bergaris, polos, dotted, atau grid, dalam warna ivory, putih, atau kertas daur ulang.
Lem, kain, dan pelindung (reparasi)
Lem pH netral, acid-free, dan reversible — bisa dilepas tanpa merusak. Kertas penyambung juga bebas asam. Sampul yang diganti memakai bookcloth berkualitas, dan koleksi konservasi disimpan dalam kotak archival-grade.
- Lem
- pH netral, acid-free, reversible — bisa dilepas tanpa merusak.
- Kertas isi
- Bebas asam, 80–120 gsm, bergaris/polos/dotted/grid, ivory/putih/daur ulang.
- Kertas penyambung
- Bebas asam, dipakai untuk penyambungan dan lining pada halaman lama.
- Kain
- Bookcloth berkualitas, dipakai untuk sampul pada layanan reparasi.
- Pelindung
- Kotak archival-grade untuk penyimpanan koleksi konservasi.
Alat
Alat tangan dan mesin
Koleksi alat di bengkel kami memadukan yang lama dan yang baru. Untuk detail halus kami mengandalkan alat tangan; untuk komponen struktural yang butuh konsistensi, kami memakai mesin.
Alat tangan
Pisau potong tangan dan pahat jahit, untuk detail halus pada jurnal kulit kustom atau perbaikan buku yang rumit — alat yang bisa “merasakan” material.
Alas potong
Alat yang paling sering dipakai di studio kami. Setiap lembar kulit, kertas, dan karton dimulai di atasnya.
- Alas potong
- Alat yang paling sering dipakai di studio kami.
- Pisau potong tangan
- Untuk detail halus pada jurnal kulit kustom atau perbaikan buku yang rumit.
- Pahat jahit
- Melubangi kulit untuk jahitan tangan yang presisi.
- Poles tepi (burnishing)
- Menutup serat kulit dan menghaluskan tepian jurnal kulit kustom.
- Mesin pemotong presisi
- Memastikan setiap sampul berukuran sama persis.
- Mesin jahit khusus
- Memberi konsistensi dan kekuatan pada komponen struktural.
Alat
Personalisasi
Pelat cap kustom
Dibuat khusus untuk tiap desain. Deboss menekan logo ke dalam kulit; emboss menonjolkannya ke luar.
Foil, laser, sablon
Foil emas, perak, atau rose gold untuk logo yang harus terbaca dari jauh. Laser engrave untuk garis halus, sablon untuk warna penuh.
Garis bingkai
Alat manual atau elektrik untuk garis dekoratif yang lurus, tajam, dan konsisten kedalamannya pada sampul.
Woodburn (pirografi)
Bukan alat kami sendiri: dikerjakan oleh Belgi Al Huda, seniman pyrography asal Bogor yang diakui Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai Ekraf Unggulan. Desainnya dibakar langsung ke kulit, bukan dicetak.
Detail lengkap tiap opsi ada di logo dan branding.
Standar
Standar konservasi
Kami anggota International Institute for Conservation of Historic and Artistic Works (IIC). Untuk koleksi bernilai sejarah, bahan harus reversibel, tidak ada yang dibuang, dan setiap langkah dicatat — standar yang sama kami pakai saat mengonservasi koleksi EFEO Indonesia, termasuk pidato pembelaan Mohammad Hatta tahun 1928 yang tampak di foto ini.
Rujukan
Kosakata yang kami pegang
Lima karya ini juga menjadi sumber istilah kerusakan pada glosarium reparasi buku kami — ditautkan, bukan disalin.
- AIC BPG Glossary of Terms
- Kosakata standar bahasa Inggris untuk kondisi dan kerusakan pada konservasi buku dan kertas.
- AIC BPG Animal Skin and Leather
- Bab tentang jilid kulit, kerusakannya, dan red rot.
- Language of Bindings Thesaurus (Ligatus)
- Kosakata terkendali untuk bagian, bahan, dan teknik penjilidan buku bersejarah.
- Book repair and restoration (Mitchell Buck, 1918)
- Manual praktis awal tentang memperbaiki buku dengan tangan.
- Procedures for salvage of water-damaged library materials (Peter Waters, Library of Congress, 1975)
- Prosedur rujukan untuk menyortir dan mengeringkan buku yang rusak air.
Beberapa istilah teknis dalam kerajinan kulit — seperti kulit Maroko dan Streicheisen — punya arti historis penting meski bukan bahan atau alat yang kami pakai hari ini. Keduanya ada di glosarium kami untuk konteks, bukan sebagai klaim bahwa kami memakainya.
Ada bahan atau teknik tertentu yang ingin Anda tanyakan?
Ceritakan buku atau notebook yang Anda bayangkan. Kami jawab dengan bahan yang benar-benar bisa kami kerjakan.


