Langsung ke konten
Monogram Hk dicat tangan pada medali kayu bundar, di atas alas potong hijau, dengan tangan perajin bekerja di latar belakang

Kolaborasi

Kami tidak bisa mengerjakan semuanya sendiri.

Bambu, batik, khat — tiga keahlian yang bukan milik kami, dikerjakan oleh orang yang memang menguasainya. Ini catatan siapa saja yang sudah, dan cara mengajukan yang berikutnya.

Ajukan kolaborasi

Rekam Jejak

  • 15 Tahun Berkarya
  • 100.000+ Produk Dibuat
  • 4,9 Rating Google · 85 ulasan
  • 5 Negara UAE · MY · CA · DE · NL
  • 2.000 pcs Kapasitas / Bulan
Dipercaya
Pertamina · POLRI · PPLi · Unilever
Diliput
TVRI · Trans7 · MNC Home Living · iNews Radio
Media Cetak
Tabloid Nova · Bogor Today · Tren Bogor
Penghargaan
Juara UDUNAN 2020 · Ekraf Jabar · Mitra Jabar
Tim Hibrkraft berkumpul di depan bengkel di Bogor
Tim Hibrkraft, Bogor
Unduh Company Profile Hibrkraft PDF · 31 halaman · 5,6 MB · 2026-09-22

Untuk pengajuan vendor, tender dan kerja sama korporat.

Posisi kami

Yang kami kerjakan, dan yang tidak

Hibrkraft mengerjakan kulit, kertas, jahitan, dan penjilidan. Itu saja. Setiap kali sebuah pesanan menuntut keahlian di luar empat hal itu — menganyam bambu, membatik kain, menulis khat — kami mencari orang yang memang mengerjakannya setiap hari, dan namanya kami sebut.

Bukan karena sopan santun. Kalau sebuah buku disampuli batik Handayani, yang membuat sampul itu bagus adalah Handayani, dan pembeli berhak tahu. Praktiknya sederhana: mitra mengerjakan bagiannya, kami mengerjakan bagian kami, dan namanya ikut dalam ceritanya.

Yang kami bawa
Kulit, penjilidan, jahitan tangan, ukir laser, dan akses ke pembeli korporat.
Yang kami cari
Keahlian material yang tidak kami punya, dikerjakan sendiri oleh mitra — bukan barang jadi impor yang tinggal dilabeli.
Skala
Dari satu prototipe sampai pesanan korporat ratusan unit. Tidak ada minimum untuk memulai percakapan.
Atribusi
Nama mitra disebut di halaman produk dan di sini. Kami tidak menjual karya orang lain sebagai karya sendiri.

Sudah berjalan

Tiga yang sudah dikerjakan

Foto di bawah ini semuanya dari pekerjaan yang benar-benar jadi. Tidak ada render, tidak ada foto katalog pemasok.

01 — Bambu

Sagala Tina Awi

Aban · alat musik & suvenir bambu · Jawa Barat

Perajin bambu duduk di bengkel beranyam bambu, meraut badan pena, dikelilingi suling dan tabung bambu

Sagala Tina Awi — bahasa Sunda, artinya “segalanya dari bambu” — membuat suling, tumbler, peralatan makan, dan badan pena dari bambu yang dipilih dan diraut sendiri. Bengkelnya dinding anyaman; alatnya tangan.

Yang kami kerjakan bersama adalah pena. Badannya dari Aban, ukir lasernya dari kami, dan hasilnya dipasangkan dengan buku kulit sebagai satu set. Pena bambu tidak bisa dibuat mesin: setiap ruas berbeda diameternya, jadi tiap batang harus diukur satu per satu.

Pena bambu dengan tutup terlepas di atas alas potong hijau
Badan dan tutup, sebelum diukir.
Detail pena bambu bertuliskan Sagala Tina Awi, Alat Musik & Souvenir
Mereknya sendiri, bukan merek kami.
Pena bambu di atas lembar kulit yang baru diukir laser, di bawah kepala mesin ukir
Bagian kami: kulitnya, dan mesin ukirnya.
Deretan ujung pena bambu yang sudah diraut, disejajarkan dengan penggaris
Tiap ruas beda diameter, jadi diukur satu-satu.
Beberapa tumbler bambu berdiri dan berbaring di atas kain goni
Lini lain Aban: tumbler bambu.

02 — Batik

Handayani

Kain batik · pemasok bahan sampul

Buku catatan bersampul kain batik merah dan hitam, dipegang tangan di atas batu berlumut
Sampulnya kain Handayani.
Tampak samping buku yang sama: blok kertas terjahit, tepi dicat oranye, tali elastis hitam
Isinya blok jahit tangan, tepi dicat, karet hitam. Itu bagian kami.

Kain bermotif adalah bahan sampul yang sulit: motifnya harus jatuh di tempat yang benar setelah dilipat, dan kain bergerak saat dilem sementara kulit tidak. Dua foto di atas sengaja dipasang berpasangan — satu memperlihatkan kainnya, satu memperlihatkan apa yang ada di baliknya.

03 — Khat & kaligrafi

Pak Munawir

Beladuarna · khat dan kaligrafi · lukis tangan

Medali kayu bundar berbingkai merah tua dengan monogram Hk dicat tangan di bidang kuning

Monogram Hk di foto itu bukan cetakan. Bingkainya dibubut, bidangnya dicat, hurufnya dilukis tangan oleh Pak Munawir dari Beladuarna — yang pekerjaan sehari-harinya adalah panel khat berukuran meteran, bukan logo perusahaan.

Kami mendatanginya karena huruf yang dilukis tangan punya sesuatu yang tidak bisa ditiru vektor: tebal-tipisnya mengikuti tekanan kuas, dan tidak ada dua yang persis sama. Untuk merek yang menjual buku jahit tangan, logo hasil cetak mesin agak bertentangan dengan isi ceritanya.

Dari arsip — foto lama, resolusi apa adanya

Pak Munawir berdiri di samping panel kaligrafi besar berlatar langit
Pak Munawir, tanpa tahun.
Perupa berjongkok mengerjakan panel kaligrafi hitam berbingkai emas di dalam bengkel
Panel besar, dikerjakan di lantai bengkel.
Perupa melukis kaligrafi pada medali oval berwarna merah dan hijau dengan kuas kecil
Medali oval, dikerjakan dengan kuas kecil.

Dari arsip

Dua kolaborasi merek, 2016 dan 2017

Dua ini jenisnya lain dari tiga di atas. Bukan keahlian bahan yang kami sewa, tapi merek lain yang mengerjakan produknya sendiri dan kami kerjakan bukunya — satu produk, dua nama. Keduanya sudah lama, dan salah satunya tidak pernah sampai terbit. Kami tulis keduanya karena kolaborasi yang gagal juga bagian dari catatan.

Arsip 2016 — Kue

Bananagasm

Kue pisang · rencana bundel · tidak terbit

Kotak kue Bananagasm terbuka berisi deretan potongan kue pisang, dengan cangkir kaca berisi kopi hitam dan jurnal kulit merah bertali beserta pena emas di sebelahnya

Bananagasm menjual kue pisang dalam kotak kuning. Rencananya satu bundel: kuenya dari mereka, buku catatannya dari kami — satu hadiah yang sebagiannya dimakan dan sebagiannya dipakai bertahun-tahun.

Bundel itu tidak pernah terbit. Mereknya berhenti lebih dulu. Yang tersisa dari rencana itu cuma foto-foto ini, dibuat pada 14 Mei 2016, dan kami biarkan ada di sini apa adanya.

Dua tangan menulis di jurnal terbuka berkertas kraft di atas meja kayu, dengan kotak kuning Bananagasm dan secangkir kopi hitam di sisi atas
Buku kami, kotak mereka, satu meja.
Jurnal kulit cokelat bertali dengan jahitan silang di punggungnya, sebuah kartu bergambar burung, pena emas, dan kotak kuning Bananagasm di atas permukaan cokelat muda
Jahitan silangnya kelihatan di punggung buku.
Tata letak datar di atas kertas kraft: dompet kulit cokelat berkancing kuningan, jam saku berantai, kacamata, ponsel dengan earphone, kartu, jurnal kulit bertali, buku catatan hijau, dan kotak kuning Bananagasm
Cara 2016 memotret sebuah rencana: ditata di atas kertas kraft.

Arsip 2017 — Buku catatan

Goodnote ID

GN.ID · jurnal perjalanan · dari sini lahir Trevi

Dua jurnal Trevi berdampingan, satu tosca satu merah, masing-masing ditutup tali elastis dan dicap dua logo kecil di sudut bawah sampul

Goodnote ID — GN.ID — membuat buku catatan; kami membuat sampul kulitnya. Dari kerja sama itu lahir Trevi: jurnal perjalanan bersistem isi ulang, satu sampul kulit dengan isian yang bisa diganti dan ditambah lewat tali elastis.

Sampulnya dicap dua logo berdampingan, Hk dan GN.ID, bukan satu merek menumpang yang lain. Generasi Trevi ini sudah tidak dibuat lagi; penggantinya Trevi-2. Fotonya dari April dan Mei 2017.

Detail sampul kulit merah dengan dua cap kotak berdampingan: Hk dan GN.ID
Dua cap, sejajar, sama besar.
Sampul kertas kraft bermotif menara Eiffel, bendera Union Jack dan cap pos, bertuliskan Hk Hibrkraft, dengan isian buku dan biji kopi di sekitarnya
Sampul kertas bermotif perjalanan, dicap Hibrkraft.
Jurnal Trevi terbuka memperlihatkan isian merah muda dan tosca yang bisa diganti, dijepit tali elastis di dalam sampul kulit merah
Isian bisa diganti — itu seluruh gagasan Trevi.

Dari arsip — materi promosi 2017

Kartu promosi 2017 bertuliskan Friendship That Becomes A Collaboration dan HK kali GNID, di atas foto jurnal kulit tosca dan merah
Kartu promosinya, apa adanya.
Tiga buku isian bersampul oranye, hijau sage dan tan berlabel Note Book, disusun di atas meja kayu gelap dengan biji kopi
Isiannya sendiri, sebelum masuk sampul.

Cerita jurnal perjalanan kami di 2016–2017 punya sisi yang tidak menyenangkan, dan kami sudah menuliskannya sendiri beserta permintaan maaf kepada pihak yang kami tinggalkan di tengah jalan: Hantu bab yang tak selesai — sebuah prototipe dari 2016. Halaman ini tidak lengkap tanpa halaman itu.

Terbuka

Ajukan kolaborasi

Isi seadanya. Yang benar-benar kami butuhkan cuma tiga: siapa Anda, keahlian apa, dan usulannya apa. Sisanya boleh dikosongkan.

Tombol ini membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah tersusun dari isian di atas. Tidak ada yang tersimpan di situs ini — halaman ini tidak punya basis data, dan tidak ada satu pun isian yang dikirim ke pihak ketiga. Anda masih bisa membaca dan mengubah pesannya sebelum menekan kirim.

Cara lain

  • Surel — admin@hibrkraft.com. Pakai ini kalau ada lampiran: portofolio, foto contoh, atau berkas penawaran.
  • WhatsApp langsung — +62 815 1119 0336, kalau lebih suka mengetik sendiri.
  • Datang — bengkel kami di Bogor. Kabari dulu lewat salah satu jalur di atas, karena tidak selalu ada orang.

Setelah dikirim

  1. 1Kami balas, cepat atau lambat. Ini kotak masuk yang dibaca manusia, bukan tiket otomatis. Kalau seminggu belum ada kabar, tanya lagi — kemungkinan besar terlewat, bukan ditolak.
  2. 2Kami minta lihat karyanya. Foto, contoh fisik, atau kunjungan. Yang kami cari adalah pekerjaan yang benar-benar Anda kerjakan sendiri.
  3. 3Satu prototipe dulu. Hampir semua kolaborasi di halaman ini dimulai dari satu benda yang dibuat untuk dilihat hasilnya, bukan dari perjanjian.
  4. 4Kalau jalan, namanya kami sebut. Di halaman produk dan di halaman ini.

Terus terang: tidak semua usulan bisa kami kerjakan, dan yang paling sering tidak jadi adalah usulan yang mintanya kami menjualkan barang jadi. Kalau begitu tujuannya, katakan sejak awal — supaya tidak ada yang membuang waktu.

Belum yakin usulannya cocok?

Tanya dulu saja. Tidak perlu proposal.

Chat via WhatsApp