
Kolaborasi
Bambu, batik, khat — tiga keahlian yang bukan milik kami, dikerjakan oleh orang yang memang menguasainya. Ini catatan siapa saja yang sudah, dan cara mengajukan yang berikutnya.
Untuk pengajuan vendor, tender dan kerja sama korporat.
Posisi kami
Hibrkraft mengerjakan kulit, kertas, jahitan, dan penjilidan. Itu saja. Setiap kali sebuah pesanan menuntut keahlian di luar empat hal itu — menganyam bambu, membatik kain, menulis khat — kami mencari orang yang memang mengerjakannya setiap hari, dan namanya kami sebut.
Bukan karena sopan santun. Kalau sebuah buku disampuli batik Handayani, yang membuat sampul itu bagus adalah Handayani, dan pembeli berhak tahu. Praktiknya sederhana: mitra mengerjakan bagiannya, kami mengerjakan bagian kami, dan namanya ikut dalam ceritanya.
Sudah berjalan
Foto di bawah ini semuanya dari pekerjaan yang benar-benar jadi. Tidak ada render, tidak ada foto katalog pemasok.
01 — Bambu
Aban · alat musik & suvenir bambu · Jawa Barat

Sagala Tina Awi — bahasa Sunda, artinya “segalanya dari bambu” — membuat suling, tumbler, peralatan makan, dan badan pena dari bambu yang dipilih dan diraut sendiri. Bengkelnya dinding anyaman; alatnya tangan.
Yang kami kerjakan bersama adalah pena. Badannya dari Aban, ukir lasernya dari kami, dan hasilnya dipasangkan dengan buku kulit sebagai satu set. Pena bambu tidak bisa dibuat mesin: setiap ruas berbeda diameternya, jadi tiap batang harus diukur satu per satu.





02 — Batik
Kain batik · pemasok bahan sampul


Kain bermotif adalah bahan sampul yang sulit: motifnya harus jatuh di tempat yang benar setelah dilipat, dan kain bergerak saat dilem sementara kulit tidak. Dua foto di atas sengaja dipasang berpasangan — satu memperlihatkan kainnya, satu memperlihatkan apa yang ada di baliknya.
03 — Khat & kaligrafi
Beladuarna · khat dan kaligrafi · lukis tangan

Monogram Hk di foto itu bukan cetakan. Bingkainya dibubut, bidangnya dicat, hurufnya dilukis tangan oleh Pak Munawir dari Beladuarna — yang pekerjaan sehari-harinya adalah panel khat berukuran meteran, bukan logo perusahaan.
Kami mendatanginya karena huruf yang dilukis tangan punya sesuatu yang tidak bisa ditiru vektor: tebal-tipisnya mengikuti tekanan kuas, dan tidak ada dua yang persis sama. Untuk merek yang menjual buku jahit tangan, logo hasil cetak mesin agak bertentangan dengan isi ceritanya.
Dari arsip — foto lama, resolusi apa adanya



Terbuka
Isi seadanya. Yang benar-benar kami butuhkan cuma tiga: siapa Anda, keahlian apa, dan usulannya apa. Sisanya boleh dikosongkan.
Terus terang: tidak semua usulan bisa kami kerjakan, dan yang paling sering tidak jadi adalah usulan yang mintanya kami menjualkan barang jadi. Kalau begitu tujuannya, katakan sejak awal — supaya tidak ada yang membuang waktu.
Tanya dulu saja. Tidak perlu proposal.
© 2025 PT Hibrkraft Kreasi Indonesia. All rights reserved. Handcrafted leather journals & book restoration. Pesan/Custom: +6281511190336