
Jamur pada Buku: Mengenali, Menghentikan, dan Kapan Harus Berhenti Sendiri
Bercak, bau apek, dan spora. Cara membedakan noda lama dari jamur yang masih aktif, langkah pertama yang aman, dan alasan kesehatan untuk menyerahkannya ke ahli.
by Ibrahim Anwar · February 2, 2026
Jawaban singkatnya: jamur aktif dan noda jamur lama adalah dua hal berbeda, dan hanya satu di antaranya mendesak. Jamur aktif terasa lembap atau berbulu halus dan menyebar; noda lama kering, rata, dan tidak tumbuh lagi. Yang pertama harus dihentikan hari itu juga dengan mengeringkan dan mengisolasi. Yang kedua tidak perlu dikejar sama sekali.
Kenapa jamur muncul
Jamur tidak menyerang buku; ia tumbuh di tempat yang menyediakan syaratnya. Syarat itu sederhana: kelembapan cukup tinggi, udara diam, dan bahan organik — kertas, kanji, lem, kulit. Di iklim tropis, dua syarat pertama nyaris gratis.
Karena itu jamur hampir selalu masalah penyimpanan, bukan masalah buku. Library of Congress menyebut lingkungan aman untuk kebanyakan buku adalah “cool (70 degrees Fahrenheit or below) and relatively dry (30-55% relative humidity)”, dan secara khusus menyarankan menghindari ruang bawah tanah, loteng, serta garasi — tempat yang justru paling sering dipakai menyimpan buku yang jarang dibuka.
Membedakan aktif dan tidak aktif
| Tanda | Jamur aktif | Noda lama |
|---|---|---|
| Tekstur | Berbulu halus, kadang lembap | Rata, menyatu dengan kertas |
| Warna | Putih, hijau, abu kebiruan | Cokelat, kuning, karat |
| Bau | Apek tajam, khas | Samar atau tidak ada |
| Saat disentuh kuas kering | Terangkat sebagai serbuk | Tidak berubah |
| Menyebar | Ya, ke buku sebelahnya | Tidak |
Sumber: tabel ini merangkum tanda-tanda yang dijelaskan dalam artikel ini. Tidak ada pengukuran di baliknya — ini adalah ringkasan pengamatan, bukan hasil uji laboratorium.
Bercak cokelat kecil yang sangat umum pada buku lama disebut foxing. Penyebabnya diperdebatkan — kemungkinan kombinasi kelembapan, jamur masa lalu, dan kandungan logam di kertas — tetapi foxing yang sudah kering tidak menular dan tidak perlu ditangani.
Perpustakaan
Tiga panduan sebelum Anda memutuskan sendiri
Menentukan jamur itu aktif atau tidak baru langkah pertama. Ketiga panduan ini membantu mengenali kerusakan lain sebelum ikut menyebar, merawat buku sementara sebelum dikirim, dan memilih tingkat perbaikan yang tepat. Bisa dibaca langsung di peramban, gratis.

Atlas visual
Atlas Kerusakan Buku
Mengenali kerusakan dari wujudnya, sebelum menyentuh apa pun. Foxing, jamur, kertas rapuh, halaman lepas — apa namanya, apa penyebabnya, dan apa yang memperburuknya.
Baca PDF
Sebelum dikirim
Merawat, Mengemas, Mengirim
Merawat seadanya, memotret, mengemas, dan tahu kapan berhenti menyentuh. Yang paling sering merusak buku adalah pertolongan pertama yang keliru.
Baca PDF
Beda tingkat
Empat Tingkat Perbaikan Buku
Reparasi, rekondisi, restorasi, konservasi — dan apa yang hilang di tiap tingkat. Menentukan tingkat lebih dulu membuat harga dan hasilnya bisa diperkirakan.
Baca PDFBerkas terbuka di peramban Anda, tidak langsung terunduh ke penyimpanan. Semuanya berbahasa Indonesia, ukuran A5, dan boleh dicetak untuk keperluan sendiri.
Langkah pertama yang aman
- Pisahkan. Keluarkan buku dari rak dan jauhkan dari buku lain. Spora berpindah lewat udara dan sentuhan.
- Keringkan udaranya, bukan bukunya. Turunkan kelembapan ruangan — kipas, dehumidifier, atau sekadar membuka jendela pada hari kering. Jangan menjemur di bawah matahari; lihat kesalahan DIY yang paling mahal.
- Biarkan sampai benar-benar kering. Jamur yang kering menjadi tidak aktif dan jauh lebih aman ditangani daripada jamur lembap, yang akan tercoreng kalau disikat.
- Baru kemudian bersihkan, di luar ruangan, dengan kuas lembut, menyapu menjauh dari tubuh.
Kapan berhenti dan memanggil orang lain
Ini bagian yang tidak boleh dianggap remeh. Spora jamur adalah masalah kesehatan pernapasan, bukan sekadar masalah estetika. Library of Congress menyarankan pemakaian sarung tangan setiap kali ada dugaan bahaya kesehatan seperti jamur.
Berhenti dan konsultasikan bila:
- Jamur menutupi lebih dari beberapa halaman, atau tumbuh di antara halaman yang saling melekat.
- Buku pernah terendam, bukan sekadar lembap.
- Anda atau orang serumah punya asma, alergi, atau daya tahan tubuh yang sedang menurun.
- Bukunya bernilai koleksi — pembersihan yang salah bisa menggosok spora masuk ke serat dan meninggalkan noda permanen.
Mencegah kambuh
Membersihkan jamur tanpa mengubah tempat penyimpanannya hanya menunda. Empat hal yang benar-benar mengubah keadaan: sirkulasi udara, menjauhkan rak dari dinding luar yang lembap, tidak menyimpan buku di lantai, dan pembersihan debu berkala — debu menahan kelembapan dan menjadi tempat spora menempel.
Untuk menilai buku lama secara menyeluruh sebelum memutuskan apa pun, lihat menilai kondisi buku warisan. Kalau bukunya perlu ditangani, layanan reparasi buku menjelaskan alurnya.
Yang tidak boleh dipakai pada jamur
Tiga bahan yang paling sering disarankan di internet, dan alasan ketiganya sebaiknya dihindari pada buku:
- Pemutih. Melemahkan serat selulosa secara permanen dan meninggalkan residu yang terus bereaksi setelah noda hilang. Kertasnya akan terlihat bersih dan menjadi rapuh.
- Alkohol. Melarutkan sebagian tinta cetak dan hampir semua tinta tulis. Ia juga membawa air ke dalam kertas, yang justru menjadi syarat tumbuhnya jamur berikutnya.
- Matahari langsung. Memang mematikan spora di permukaan, tetapi juga memudarkan sampul dan membuat kertas menguning lebih cepat. Teduh dengan aliran udara mencapai hasil yang sama tanpa harga itu.
Membekukan: kapan itu masuk akal
Kalau buku basah dan berjamur jumlahnya banyak, mengeringkan semuanya sekaligus tidak mungkin, dan jamur bekerja lebih cepat daripada Anda. Membekukan menghentikan pertumbuhan tanpa membunuh sporanya, sehingga Anda membeli waktu untuk menangani satu per satu.
Caranya: bungkus tiap buku longgar dengan kertas penyerap, masukkan ke kantong plastik yang tidak ditutup rapat, lalu bekukan. Keluarkan satu per satu untuk dikeringkan perlahan. Ini bukan penyembuhan — hanya jeda. Untuk koleksi bernilai, keputusan ini sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu.
Setelah jamur berhenti
Noda yang tertinggal setelah jamur mati adalah masalah estetika, bukan masalah struktural, dan mengejarnya biasanya merugikan. Pemutihan noda jamur menuntut bahan kimia yang mempercepat penuaan kertas — harga yang jarang sepadan untuk buku yang masih terbaca.
Yang lebih berguna adalah memastikan penyebabnya hilang. Buku yang dikembalikan ke rak yang sama, di ruangan yang sama, akan berjamur lagi dalam satu musim hujan.

Rujukan
- Preserving Your Books — Library of Congress.
- General Preservation FAQ — Library of Congress. Termasuk jamur, hama, dan bau apek.
- Collections Care (tautan aslinya sudah mati; rujukan dipertahankan tanpa tautan) — Library of Congress.
- Preservation Leaflets — Northeast Document Conservation Center.


