Hari Sindrom Down

girl-with-down-syndrome.jpeg
down_syndrome

sumber: ghr.nlm.nih.gov

Hello kawula muda, welcome back! Selamat tanggal 21 maret alias selamat hari sindrom down sedunia kawula muda! Nah sesuai tema hari ini, yaitu peringatan sindrom down sedunia, kita bakal banyak ngebahas tentang sindrom down. Mulai dari pengertian sindrom down itu sendiri sampai apa saja yang bisa kita lakukan dalam memperingati hari sindrom down ini.

Apa itu sindrom down?

Down Syndrom merupakan keadaan dimana individu mengalami abnormalitas kromosom yang paling umum menyebabkan retardasi mental, ditandai oleh adanya kelebihan kromosom sehingga menyebabkan kromosom berjumlah 47, bukan 46 seperti yang terdapat pada individu normal.

Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr.John Longdon Down. Karena ciri-ciri yang tampak aneh seperti tinggi badan yang relatif pendek, kepala mengecil, hidung yang datar menyerupai orang Mongoloid maka sering juga dikenal dengan mongolisme. Pada tahun 1970an para ahli dari Amerika dan Eropa merevisi nama dari kelainan yang terjadi pada anak tersebut dengan merujuk penemu pertama kali sindrom ini dengan istilah Sindrom Down dan hingga kini penyakit ini dikenal dengan istilah yang sama. Dan dipilihnya tanggal 21 maret adalah atas usul seorang dokter ahli genetika dari University of Geneva Medical School, yaitu Stylianos E. Antonarakis sesuai dengan keunikan Down syndrome dalam triplication (trisomy) dari 21 kromosom.

170320115531_julajuli.jpg

sumber: www.julajuli.com

Diperingatinya hari sindrom down ini ditujukan agar meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap penyakit ini. Melakukan aktifitas dan kegiatan yang menunjukan kepedulian kita terhadap penyandang down syndrome ini untuk lebih percaya diri dan aktif sehingga mereka bukanlah sosok yang menjadi pembatas harapan mereka sendiri. Kita bisa membuat berbagai kegiatan yang bisa meningkatkan segi-segi positif atau bahkan bakat dari penyandang sindrom down ini. Entah dari pentas seni, olahraga, ataupun kegiatan-kegiatan yang melatih bakat dan sosialis mereka (penyandang sindrom down). Bahkan hal-hal tersebut tidak hanya berdampak positif bagi mereka penyandang sindrom down, hal-hal tersebutpun bisa berdampak pada kita yang mau melakukan hal itu dan menumbuhkan rasa keperdulian kita terhadap penyakit ini.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: