Sejarah Hari Valentine Berbagai Versi

 

saint-valentine

sumber:  Rajeev is Reacting – WordPress.com

Hello kawula muda. Selamat bulan februari yaa.  Berarti sebentar lagi valentine dong ya? Ada yang udah punya pasangan? Atau yang masih sendiri aja?. Nah, buat kawula muda yang mau ngerayain valentine, ada baiknya kalau kalian tau sejarah valentine terlebih dahulu. Gimana sih awal terciptanya valentine day? Kenapa bisa disebut dengan hari kasih sayang?. Mungkin ada sebagian kawula muda yang tau ataupun yang Cuma sekedar ikut-ikutan ngerayain tanpa tau jelas sejarahnya hari valentine itu sendiri, karena emang sejarah valentine itu banyak banget versinya. kali ini, kita akan bahas satu persatu sejarah hari valentine diberbagai versi. Check it out!

of-valentines-day

sumber:  Blog Talang Sugak – Blogspot

  1. Versi pertama

Hari Valentine dinamai untuk menghormati Saint Valentine, santo pelindung pecinta yang dibunuh pada Februari 14 AD 270. Selama waktu itu, Kaisar Romawi Claudius II membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Roma, Claudius II mengalami kesulitan mendapatkan orang-orang terbaik untuk bergabung dengan militer, Karena percaya pria yang sudah menikah tidak bisa menjadi prajurit yang baik. Namun, Saint Valentine diam-diam menikahi pasangannya hingga ia tertangkap dan tetap menolak untuk meninggalkan kepercayaan Kristennya, divonis dipukuli sampai mati dengan klub dan akhirnya kepalanya dipotong. Salah satu legenda menunjukkan ia meninggalkan catatan perpisahan untuk putri sipir penjara sebelum kematiannya yang mengatakan “Love from your Valentine” itulah kartu Valentine pertama. Namun, hari yang memperingati valentine sangat jarang dirayakan sampai abad pertengahan. Hadiah memberikan dan bertukar kartu buatan tangan menjadi umum di Inggris di abad ke-18.

03-valentine-arrested-20130211

sumber: Rappler

  1. Versi kedua

Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.

Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya. St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin. Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar.

Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari gak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu.

Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.

14 NEWS II St Vale 2.jpg;

sumber: Independent.ie

  1. Versi ketiga

Sejarah peringatan valentine day diawali dengan adanya perayaan kasih sayang di kota Roma pada abad ke-4 Sebelum Masehi . Namun dulu perayaan tersebut bukan dinamakan hari valentine, karena perayaan hari kasih sayang itu sebenarnya buat menghormati dewa mereka yang bernama Lupercus.

Acara yang berbentuk upacara itu diselingi penarikan undian dalam rangka mencari pasangan. Setiap orang menuliskan namanya di sebuah kertas. Dengan menarik gulungan kertas yang bertuliskan nama, para gadis mendapatkan pasangan lantas mereka menikah untuk jangka waktu setahun. Sesudah itu , mereka bisa ditinggalkan begitu saja, namun bagi yang memutuskan untuk terus melanjutkan pernikahan dapat melanjutkan rumah tangga dan tidak diperbolehkan untuk mengikuti peringatan kasih sayang tersebut. Dan bagi yang sudah diputuskan atau sendiri, nereka menuliskan namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya.

Kegiatan rutin seperti itu sudah dilakukan kurang lebih 800 tahun lamanya. Dan ketika agama Katolik mulai berkembang pada saat itu, para pemimpin gereja ingin turut andil dalam perayaan tersebut, sehingga untuk mensiasatinya, mereka mencari seorang santo (Orang suci untuk agama Katolik), sebagai pengganti dewa kasih sayang  Lupercus. Mereka menemukan calon pengganti Lupercus yaitu Santo Valentine, seorang uskup yang tewas sebagai martir sekitar 200 tahun sebelum masa itu.

Alasan  untuk memilih Santo Valentine sebagai pengganti dewa Lupercus pada hari kasih sayang, memang tidak terlepas dari riwayat Santo Valentine itu sendiri. Konon, ia dihukum mati Kaisar Claudius II karena melanggar dekritnya.

Tahun 270, kekaisaran Roma memerlukan sejumlah tentara. Sang Kaisar megeluarkan dekrit yang melarang perkawinan. Sebab, dengan perkawinan, sang tentara dikuatirkan tidak bersemangat dalam perang. Ia akan teringat terus keluarga yang ditinggalkan. Tapi uskup valentine berusaha menolong pasangan yang sedang jatuh cinta dan ingin membentuk keluarga. Pasangan yang menikah lalu diberkati di tempat yang tersembunyi. Namun praktek yang dilakukan oleh Santo Valentine itu akhirnya ketahuan juga. Lantas santo Valentine pun dihukum pancung oleh Kaisar.

Karena dasar itulah sang santo dipilih menggantikan kedudukan dewa kasih sayangnya orang Roma, Lupercus. Karena menurut mereka, peranan Uskup Valentine kepada sang pencinta amat besar.

Nah itulah tadi beberapa versi sejarah tentang hari valentine, jadi versi yang manakah yang udah kawula muda tau?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: