5 Bangunan Kuno Peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh di sekitaran Bogor

Bogor memiliki beberapa peninggalan sejarah kolonial yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Meskipun ada beberapa yang mengalami perubahan dan renovasi, tapi bangunan-bangunan ini masih digunakan dan berfungsi dengan baik. Berikut ini bangunan kuno yang ada berada di sekitar Bogor

  1. Istana Bogor

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_paleis_van_de_Gouverneur-Generaal_te_Buitenzorg_TMnr_60009505

Istana Bogor ini dikenal dengan nama Paleis Buitenzorg pada masa kolonial Hindia-Belanda. Pada tahun 1744, Gubernur Jendral Gustaaf Willem Baron van Imhoff mencari tempat peristirahatan untuk para saudagar dan pedagang di Batavia. Van Imhoff lalu tertarik dengan daerah Kampung Baru (Bogor). Tahun 1745, dibuatlah bangunan tingkat tiga yang digambar oleh van Imhoff sendiri dengan mencontoh arsitektur Blenheim Palace kediaman Duke of Malborough di Inggris. Bangunan ini lah yang kemudian jadi cikal bakal Istana Bogor sekarang.

  1. Balaikota Bogor

Nama Balaikota Bogor pada masa kolonial Belanda adalah De Societeit. Bangunan ini didirikan tahun 1886 dan dijadikan tempat para elit Belanda berkumpul. Konon, tidak semua orang bisa masuk kesini dan tempatnya amat eksklusif untuk kalangan tertentu seperti pejabat dan tamu penting. Fungsi utama tempat ini adalah tempat hiburan malam kaum elit Buitenzorg. Lalu pada tahun 1926 tempat ini berubah fungsi menjadi kantor tempat pemerintahan seperti fungsinya pada masa sekarang.

  1. Stasiun Kereta Api Bogor

Stasiun kereta api Bogor dibangun pada tahun 1881 oleh Staatspoorwegen untuk mengubungkan kota Batavia dan Buitenzorg. Bangunan asli stasiun Bogor adalah bagunan khas Eropa dengan arsitektur bergaya Indische Empire yang berkembang pada abad 18 dan 19. Dulu, di depan stasiun Bogor ada taman yang bernama Taman Wilhemina  (Wilhemina Park) yang sekarang menjadi cikal bakal Taman Ade Irma Suryani.

  1. Kantor POS Juanda

Bangunan ini dulunya adalah gereja pertama di Buitenzorg yang dibangun pada tahun 1845. Gereja ini dulu digunakan bergantian oleh pemeluk agama Katolik dan Protestan, tapi akhirnya masing-masing membuat gereja sendiri  yang tidak jauh dari Istana Bogor. Pemerintah Belanda akhirnya menjadikan bangunan ini sebagai kantor pos dan masih digunakan hingga saat ini.

  1. Lapas Paledang

Lapas ini terletak di Jalan Paledang sebelum jembatan penyebrangan menuju Stasiun Bogor. Penjara ini sudah digunakan sejak tahun 1906.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: