Tips: Menghadapi distraction saat menulis

 

Distraction: A thing that prevents someone from concentrating on something else

Oxford Dictionaries

Saat lagi menulis tiba-tiba ada informasi kalau band favorite kita akan konser, tiba-tiba lenyaplah semua ide dikepala dan akhirnya malah scrolling timeline tentang band itu. Ada yang pernah menghadapinya? Sebagian orang, pasti pernah deh merasakannya. Apalagi kalau berita atau gosip panas… hm sudah pasti deh ditinggalin dulu nulisnya :p

Semua orang bisa menulis, karena menulis adalah hal mudah yang bisa dilakukan siapa saja. Tidak perlu kemampuan khusus untuk menulis, yang penting adalah kemauan untuk dapat mengembangkan kemampuan menulis. Tanpa kemauan dan disiplin untuk berlatih menulis, biasanya akan ada hal-hal penghambat yang muncul.

Cara orang untuk menghadapi distraksi saat menulis sudah pasti berbeda. Ada beberapa tips nih dari kami bagaimana caranya supaya kita tidak mudah teralihkan perhatiannya saat menulis, yuk simak di bawah ini..

  1. Fokus

Fokus pada apa yang akan atau sedang ditulis. Jangan buka-buka media sosial kalau sedang menulis, karena sedikit banyak pasti akan curi-curi pandang ke timeline yang akhirnya malah teralihkan semua pikiran kita. Kecuali kalau bahan untuk tulisan kita ada di media sosial itu.

  1. Tahu tujuan menulis

Pikirkan tujuan kita menulis untuk apa. Apakah untuk memberikan informasi, membujuk, mendidik, memotivasi atau menghibur. Dengan menyadari tujuan kita menulis, rasa tanggung jawab akan muncul sehingga kita akan focus dengan apa yang kita kerjakan.

  1. Kuatkan motivasi

Motivasi adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi adalah satu hal yang penting dalam menulis. Apakah untuk kesenangan pribadi, kebutuhan kerja atau kewajiban.

Kita perlu tahu apa motivasi dan tujuan kita menulis. Apakah untuk hobi atau kewajiban seperti menulis skripsi. Dengan motivasi yang kuat, harusnya fokus kita tidak akan teralihkan.  Contohnya, kalau kita menulis skripsi atau laporan pekerjaan yang sudah deadline pasti rasanya ingin buru-buru diselesaikan. Tanamkan dalam pikiran kalau kita tidak boleh buang-buang waktu.

Kita juga bisa berikan motivasi pada diri sendiri. Misalnya, “jika hari ini saya selesai menulis skripsi, besok saya boleh pergi jalan-jalan sesuka hati” atau “kalau belum beres menulis, saya tidak boleh nonton drama.”

  1. Niat yang kuat untuk menyelesaikan tulisan

Teruslah menulis sampai selesai.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: