Berbagi Cerita: Kenapa Saya Menulis?

Menulis menjadi salah satu hal yang biasa dan bisa dilakukan semua orang. Ada orang yang lebih suka berbicara ketimbang menulis, ada juga juga yang lebih suka menulis daripada berbicara. Hari ini, saya mau berbagi cerita….

Kenapa saya menulis?

Karena menulis adalah satu cara saya untuk menuangkan ide, isi pikiran, dan sebatas mencari kesenangan. Saya bisa lebih jujur dan terbuka di dalam tulisan saya. Semua perasaan dan isi pikiran saya tertuang dalam miniblog pribadi. Tulisan saya memang banyak curhatnya. Setiap orang pasti butuh tempat untuk mengekspresikan diri. Nah buat saya, menulis adalah satu cara saya mengekspresikan diri.

Menulis sejak kecil

Mencatat pelajaran di sekolah sudah jadi hal biasa yang pasti pernah dirasakan oleh semua orang. Jadi, kalau ditanya sejak kapan mulai menulis, ya sejak SD. Mencatat pelajaran dan menulis diary. Khusus untuk yang cewek, coba cek deh waktu masih  kecil pasti punya kan buku diary bergambar lucu yang ada gemboknya. Hehe Karena masih SD, isinya cuma seputar kehidupan sehari-hari dan teman-teman SD.  Mulai sekolah menengah, mulai tertarik menulis fiksi. Ada puluhan buku tulis yang masih saya simpan sampai hari ini dan belum ada niat untuk dibuang. Buku-buku itu berisi imajinasi saya selama masa sekolah dan kadang saya masih iseng lirik-lirik untuk dibaca. Saya menulis karena ingin dan terbiasa. Karena teknologi yang semakin maju, saya mulai beralih menulis di dalam blog.

Menulis untuk kesenangan pribadi

Biasanya saya menulis mengenai berbagai pengalaman saya baik yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan. Tapi, kalau tidak menyenangkan, biasanya saya simpan sendiri saja. he Tujuan saya menulis tentu saja supaya saya tidak lupa dengan peristiwa yang saya alami, kemana saja kaki saya pernah melangkah, apa saya yang saya lakukan hari itu, dan siapa saja orang yang bersama saya saat itu. Cukup menyenangkan. Setelah bertahun-tahun lamanya, ketika membuka jurnal lama  maka saya akan teringat moment-moment yang saya tulis dulu. Ada rasa kesenangan sendiri setelah berhasil menulis ratusan kata, menempel foto, dan menggambar asal di dalam jurnal pribadi.

 

jurnal
Jurnal saya

Saya masih sering menulis di jurnal. Meskipun tidak sesering dulu, setidaknya seminggu satu kali saya pasti menulis panjang. Sejelek apapun hasil tulisan saya, saya belum mau untuk berhenti menulis tangan. Soalnya, menulis dengan tangan lebih membuat otak saya aktif. Kalau menulis untuk miniblog, masih bisa saya lakukan kapan saja dengan aplikasi memo di handphone. Memang sih kayaknya lebih praktis menulis di handphone, tapi jujur saja saya masih suka menulis diatas kertas. Saya bisa melihat dan membaca kembali tulisan tangan saya dimasa sekolah dasar, menengah, hingga SMA. Lebih greget, beda rasanya.

 

-K

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: