Tips: Membuat Entri Jurnal yang Menarik

Pernahkah kamu membuat jurnal pribadi tapi lama-lama terasa tidak menyenangkan lagi? Mungkin kamu harus mencoba hal-hal baru untuk membuat jurnal pribadimu menjadi lebih menarik supaya kamu tetap semangat menulis.

Banyak hal yang disayangkan jika hilang bersama waktu. Akan lebih menyenangkan jika kamu bisa membaca dan membayangkan pengalaman kamu dahulu didalam satu jurnal yang tidak tulisan melulu. Selain untuk mengenang masa lalu, jurnal juga menjadi media untuk merekam memori kamu yang bisa dibagikan ke anak cucu kamu nantinya 😀

Bagaimana membuat entri jurnal yang menarik? Berikut ada 6 tips untuk membuat entri jurnal yang menarik.

1.Ambil potongan karcis, peta lokal, atau bentuk fisik lain.

Potongan karcis bisa ditempel di dalam jurnal. Banyak orang yang suka menyimpan potongan tiket dan menumpuknya didalam laci atau dompet. Mungkin tidak ada salahnya dicoba untuk menempelkan potongan karcis ke dalam jurnal. Selain membuat jurnal menjadi berwarna, saat kamu membaca ulang jurnal kamu pasti kamu akan teringat petualangan kamu saat itu.

Kamu juga bisa menempelkan foto fisik. Kamu bisa merasakan sensasi berbeda ketika kamu membuat jurnal dan menempelkan foto disalah satu sisinya. Selain tidak membosankan, melihat foto biasanya lebih menarik karena banyak cerita yang bisa muncul dari sebuah foto ketika kamu melihatnya.

2. Minta stempel saat berkunjung ke suatu tempat.

Jika tempat yang kamu kunjungi memiliki cap khusus, tidak ada salahnya jika minta stempel untuk diletakkan di jurnal kamu. Anggaplah itu sebagai kenang-kenangan dari tempat tersebut.

3. Share what you tought

Kamu bisa menuliskan apa yang ada dipikiranmu, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Jika suatu hari kamu kembali membaca jurnalmu, kamu akan ingat bahwa pemikiranmu dulu bisa ‘begini’ dan bisa ‘begitu’.

Kamu juga bisa menuliskan opini kamu terhadap satu hal yang menarik perhatian kamu. Tidak ada yang salah dengan berpendapat, jadi kamu tidak perlu takut.

4. Write what you hear

Bisa saja kamu tidak sengaja mendengarkan cerita orang ketika berada didalam angkutan umum yang penuh sesak dan menurutmu itu bisa dibagikan karena lucu, menginspirasi atau unik.

5. Feel what you write

Biasanya, kalau kamu menulis dengan sepenuh hati, biasanya orang yang membaca bisa merasakan apa yang kamu rasakan ketika kamu menulis. Perasaan sedih, senang, atau marah yang kamu rasakan dapat terbaca kalau kamu sungguh menulis dengan sepenuh hati.

Hendaknya ketika kamu berkunjung ke suatu tempat, buatlah pengalaman menarik yang menyenangkan hati dan juga pikiranmu. Pengalaman itu nantinya akan jadi kenang-kenangan yang tidak akan terlupakan sampai kamu lebih tua. Dan tentunya akan lebih menyenangkan lagi jika kamu bisa berbagi cerita dan pengalamanmu kepada orang lain.

Jika kamu suka menulis, maka menulislah. Jika kamu belum mulai, maka mulailah dari sekarang untuk menuliskan pengalamanmu! 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: