Travel: Rajegwesi-Sukamade dalam 4 jam

SPTN 1 Sarongan Taman Nasional Meru Betiri memiliki 3 wilayah resort yaitu Karang tambak, Rajegwesi dan Sukamade. Ketiga resort tersebut berada di daerah Kabupaten Banyuwangi yang saat ini sedang gencar untuk mempromosikan tempat wisata. Namun, dari ketiga wilayah pengelolaan itu hanya resort Rajegwesi dan Sukamade yang saat ini gencar dipromosikan pada masyarakat Indonesia maupun masyarakat mancanegara. Tersebutlah beberapa tempat wisata di Rajegwesi dan Sukamade yaitu Teluk Hijau, Teluk Damai, Pantai Sungapan, Pantai Rajegwesi dan Pantai Penyu Sukamade. Saat ini, Pantai Penyu Sukamade tengah dipromosikan sebagai salah satu dari Segitiga Berlian atau tujuan wisata unggulan di Banyuwangi selain Kawah Ijen dan Pantai Plengkung di Taman Nasional Alas Purwo.

Jarak Rajegwesi dan Sukamade sekitar 17 km. Perjalanan dari Rajegwesi ke Sukamade ditempuh selama 4 jam dengan berjalan kaki santai. Dari Rajegwesi harus melewati pemukiman warga Rajegwesi. Setelah melewati Dusun Rajegwesi, pengunjung dapat melihat sawah, lahan babatan serta hutan disisi kanan maupun disisi kiri jalan. Kemudian, pengunjung akan melihat tempat parkir menitipkan kendaraan bagi pengunjung yang ingin menuju  Teluk Hijau. Tempat parkir tersebut dijaga oleh masyarakat Rajegwesi. Jika pengunjung berjalan sedikit di tempat parkir maka akan terlihat Teluk Damai yang terlihat sangat damai seperti namanya. Beberapa meter setelah Teluk Damai, pengunjung dapat melihat jalan menuju Teluk Hijau. Namun, pengunjung tidak dapat melihat Teluk Hijau secara langsung karena pengunjung harus menuruni jalan setapak untuk bisa mencapai pantainya.

r1
Pemandangan dari tempat parkir – Teluk Damai

Di sepanjang perjalanan menuju Sukamade, dapat ditemukan jenis mamalia dan burung. Diataranya adalah beberapa kelompok lutung budeng yang sedang mencari makan diatas pohon atapun sedang berpindah antar pohon. Jika diamati, tipe vegetasi hutan di sepanjang jalan menuju Sukamade merupakan tipe vegetasi hutan hujan tropika dataran rendah dengan berbagai jenis tumbuhan. Beberapa jenis yang sering ditemui diantaranya adalah jenis rotan, jenis bambu, bendo (Artocarpus elasticus), dan gondang (Ficus variegata).

Setelah melewati hutan, perjalanan selanjutnya adalah melewati perkebunan karet Sukamade. Disini juga masih dapat ditemui kelompok lutung budeng yang sedang mencari makan. Lutung budeng dapat dilihat dari pinggir hutan yang berbatasan dengan jalan utama. Lutung ditemui diatas pohon sedang mengambil daun dan buah untuk makanan.

Lutung budeng atau Lutung jawa adalah salah satu spesies primata yang banyak dijumpai di wilayah Rajegwesi dan Sukamade. Lutung Budeng atau Lutung jawa dikenal dengan nama Ebony Leaf Monkey dengan bahasa latin Trachypithecus auratus. Lutung ini merupakan jenis lutung endemik di Indonesia. Di Pulau Jawa kita masih dapat menemukan lutung ini, salah satunya di Taman Nasional Meru Betiri. Lutung budeng memiliki ekor yang panjangnya hampir dua kali lebih panjang daripada panjang tubuhnya. Rambut lutung jawa dewasa berwarna hitam, sedangkan untuk anakan memiliki rambut yang berwarna oranye. Lutung jawa ditemukan hidup secara berkelompok dengan seekor jantan sebagai pemimpin. Aktivitas lutung ini banyak terlihat pada siang hari terutama diatas pohon.

Setelah melewati perkebunan karet, ada sungai Sukamade yang harus dilewati. Karena perjalanan dengan berjalan kaki, maka jalur tercepat adalah dengan memotong melewati sungai. Sebenarnya ada rakit yang bisa mengangkut ke seberang, hanya saja jaraknya agak jauh. Kondisi sungai saat itu arusnya agak deras dan sedikit meluap karena hujan di pagi harinya tetapi masih dapat dilewati.

Jalanan yang harus dilewati setelah sungai relatif datar karena merupakan perkebunan karet dan coklat. Jika beruntung, di perkebunan karet dapat ditemui ayam hutan dan merak hijau. Tidak lama setelah perkebunan, akan memasuki daerah yang ditumbuhi bambu disisi kanan dan kiri jalan. Dengan berjalan 10 menit, akhirnya dapat melihat kompleks Resort Sukamade.

Selama perjalanan 4 jam Rajegwesi-Sukamade ini ada pengalaman yang didapat. Selain dapat melihat satwa lebih dekat juga dapat mengenal sesama teman dengan lebih baik karena saling memberi semangat, saling membantu, bekerjasama dan saling berbagi. Meskipun sama-sama kelelahan tapi karena semangat yang dibagikan sesama teman perjalanan jadi tidak terlalu membosankan. Selain itu, perjalanan ini juga mengajarkan bagaimana untuk sabar dan pantang menyerah untuk menggapai tujuan yang ingin dicapai. -K

r2
Senja di pantai sukdamade
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: